Free shipping maximum Rp. 20,000 for minimum purchase of Rp.600,000 for all area in Indonesia

Belajar Menulis Tegak Bersambung (Free Font Huruf Sambung)

Menulis dengan tangan dipercaya memiliki banyak manfaat karena dengan menulis, kita akan melatih otak untuk bisa membagi konsentrasi untuk memegang alat tulis, menyusun huruf dan membentuk kata hingga menjadi kalimat yang bisa dibaca.
Setelah berhasil melalui tahap pre-writing skills, biasanya anak-anak kemudian dihadapkan dengan belajar menulis huruf tegak bersambung. Ini biasanya menjadi salah satu pain-point anak-anak dalam tahap belajar menulis.

Terus kenapa harus belajar menulis bersambung sih Minkie, ga huruf cetak biasa aja?
Eits! Hal ini bukan karena sekolah atau guru ingin mempersulit murid loh.. Ternyata menulis huruf tegak bersambung memiliki banyak manfaat untuk anak-anak.
Menurut sebuah penelitian pada tahun 1976 yang lalu, dengan menulis bersambung anak-anak dapat lebih memahami apa yang ditulis dibandingkan dengan menulis model huruf cetak biasa. Ini karena otak manusia berpikir secara terstruktur jadi saat menulis tegak bersambung, pemahaman akan apa yang ditulispun menjadi lebih kuat.
Teruss.. Saat menulis huruf tegak bersambung, motorik anak juga akan makin terlatih, jadi tulisanpun akan lebih rapi dan bagus. Menurut William R. Kelmm Ph.D, dengan menulis tegak bersambung, perkembangan otak dalam sensasi motorik, gerakan kontrol dan kemampuan berpikir akan terhubung dengan baik karena kita harus mengatur tegak miring huruf yang ditulis dan membuat huruf satu dan lainnya menyambung. Nilai plus nya lagi, menulis bersambung ini bisa melatih kesabaran anak-anak juga..

Jadi gimana biar anak-anak bisa menulis bersambung Minn?
Kuncinya, latihan donk.. Jadi begini tahapannya:

1. Perkenalkan bentuk-bentuk huruf tegak bersambung dulu, misalnya kalau huruf a ada ekornya atau o ada topinya ya supaya anak mengetahui perbedaan huruf cetak dan huruf bersambung

2. Mulailah dengan mengajarkan huruf kecil (lowercase) dan dimulai dari huruf vokal aeiou. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan huruf yang bentuknya mirip dengan huruf cetak dan berlanjut hingga huruf yang jarang digunakan misalnya:
• c, a, d, g
• h, t, p, e, l, f, q
• u, i, j, k, r, s
• o, b, v, w
• m, n, y, x, z

3. Setelah menguasai huruf kecil, lanjut ke huruf besar yuk.. Sama dengan huruf kecil dimulai dengan huruf yang berbentuk sederhana hingga huruf yang bentuknya lebih kompleks dan jarang digunakan misalnya:
• A, C, O, U
• P, R, B, H, K
• N, M, J, F, T
• I, D, L, G, S
• E, Q
• V, W, X, Y, Z

4. Setelah itu kemudian belajar untuk mengabungkan huruf seperti ba bi bu be bo, ca ci cu ce co

5. Kalau sudah bisa, lanjut yuk untuk belajar membuat kata kemudian membuat kalimat lalu menggabungkan huruf besar dan huruf kecil pada sebuah kalimat hingga menjadi paragraf sederhana.

Kelihatannya mudah ya tahapannya, tapi kunci dari ini semua hanyalah latihan terus menerus menggunakan banyak huruf yang berbeda dan dilakukan secara konstan. Untuk memastikan huruf yang ditulis bentuknya sudah benar, tentunya orang tua perlu menunjukkan cara menulis dan memantau cara anak menulis huruf tersebut. Jangan asal menulis supaya mirip bentuknya saja yaa..

Terus, menurut MinKie, buku bergaris 3 atau 5 akan sangat membantu dalam belajar menulis tegak bersambung karena anak-anak perlu mengetahui bahwa ada beberapa huruf yang harus menyentuh garis batas atas atau batas bawah atau hanya di garis tengah saja.

Kalau sudah bisa, biarkan anak memilih metode tulisan apa yang mereka suka nantinya. Karena beberapa anak akan menyukai menulis dengan huruf tegak bersambung sedangkan anak lainnya lebih suka huruf cetak. Dengan begini, mereka akan mendapat kebebasan untuk menentukan pilihan bagaimana mereka dapat belajar dengan lebih baik.

Minkie kasih hadiah untuk mommies yang sedang berjuang mengajarkan huruf sambung yaa.. Mommies bisa membuat printables sendiri dengan font ini:

Download Free Font Learn Cursive Password: kiedler

Selamat berlatih ya!
PS: Ada beberapa huruf yang berbeda dengan huruf tegak bersambung di Indonesia, tetapi mayoritas sama sehingga cocok digunakan untuk berlatih.

credits: bobo.grid.id, teacherblog.evan-moor, freaksfont & fontspace

You also like

DIY Mainan Pac-Man Bergerak Magnetic Wand Activity

Masih ingatkah dengan permainan Pac-Man? Pac-Man adalah sebuah permainan klasik yang dibuat tahun 1980 oleh Namco, permainan ini…

Printable Gratis Ramadhan untuk Anak-Anak

Hai momss.. Gimana kabar puasa pertamanya? Si Kecil juga ikut puasa gak?😁 Sambil menemani Si Kecil belajar puasa,…

DIY Monopoli buat Main bareng Si Kecil

Suasana liburan akhir tahun udah mulai kerasa ya. Moms ada rencana kemana nih? Situasi di luar tapi belum…

Mengenal Bentuk Bangun Datar dan Pecahan

Cap..cip..cup Saatnya mengenal bangun datar sekaligus belajar pecahan yuk! Biar lebih mudah belajarnya, Moms bisa siapin Pattern Block…

Bentuk Apakah Itu? Belajar Sambil Bermain Membuat Bentuk dengan SnapLink Cubes

Wah ada Snap Link Cubes! Buat kreasi Snap Link Cubes sesuai dengan bentuk yang kamu sukai ya. Moms,…

Yuk Asah Kemampuan Sosial Emosional Anak dengan Permainan Emotion Dice/Dadu Emosi!

American Academy of Pediatrics (2012) dalam Nurmalitasari (2015) menyatakan bahwa perkembangan sosial emosi mengacu pada kemampuan anak untuk:…

Leave a Reply

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Kiedler

Silahkan meninggalkan pesan, Customer Service kami akan dengan senang hati membantu Anda.

Selamat datang, ada yang bisa MinKie bantu?